Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Wednesday, February 1, 2012

Canda Ala Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam

Posted by Devy Ratriana Amiati at 7:56 PM 0 comments


Abu Hurairah RA menceritakan saat para sahabat berkumpul dalam majelis Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Para sahabat bertanya kepada Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Wahai Rasulullah, apakah engkau jua bersenda gurau bersama kami?” maka Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam menjawab,”Tentu, hanya saja aku akan berkata benar” (HR. Ahmad)

Saat Ali bin Abi Thalib masih kanak-kanak, pernah makan kurma bersama Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam. Ali makan begitu lahap dan tanpa disadari ternyata telah menghabiskan kurma lebih banyak dari pada Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam terlihat dari biji kurma yang dikumpulkan dihadapan masing-masing. Karena biji kurma di hadapan Ali lebih banyak dia mencoba memindahkan dan menggabungkan biji kurmanya dengan biji milik Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam secara sembunyi-sembunyi.

Ali bin Abi Thalib kecil pun mencandai Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Wahai Rasul, engkau memakan kurma lebih banyak dari pada aku. Lihatlah biji-biji kurma yang menumpuk di tempatmu!”

Mendengar ucapan polos Ali kecil itu Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam tertawa dan menjawab,”Ali, kamulah yang memakan lebih banyak kurma. Aku memakan kurma dan masih menyisakan biji-bijinya. Sedangkan engkau memakan kurma berikut biji-bijinya” dan guyonan itu membuat Ali ikut tertawa.

Meskipun beliau cukup humoris dan hangat terhadap keluarga, dan sahabat namun beliau tidak pernah melupakan batasan-batasan dalam bercanda. Bahkan beliau tidak pernah tertawa terbahak-bahak sebagaimana dikatakan Aisyah Radhiallahu’anha,”Belum pernah aku melihat Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan anak lidah beliau. Namun beliau hanya tersenyum.” (Muttafaq ‘alaih).

Sube’hanallah.. sungguh tak ada suri tauladan terbaik melebihi akhlaq Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam. Lalu bagaimanakah cara agar candaan kita tetap terkontrol, berarah, dan tidak menjadi asbab penambah dosa? Berikut tips yang dikutip dari majalah Ar Risalah no.121/Vol.XI/01 halamn 21.

1.      Bercanda (Mizah) mubah namun hendaknya tidak berlebihan.
Bercanda mubah karena diharapkan dapat mencairkan suasana dan salah bila berlebihan karena dengan berlebihan terkadang justru menyinggung dan menyakiti hati orang lain. Dan menyakiti hati orang muslim tidak diperbolehkan.

Allah swt berfirman,”Tidak suatu ucapan yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaf : 18)

2.      Tidak ada unsur kebohongan.
Maka seorang muslim harus sebisa mungkin menjauhi ucapan-ucapan bohong dalam bercanda, sekecil apa pun. Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam telah memperingatkan dengan tegas masalah berbohong dalan canda.

Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda,“Tidak sempurna iman seseorang ketika bercanda dan meninggalkan perdebatan meski ia pada posisi benar” (HR. Ahmad, at-Thabrani)

Selain itu bohong disini juga termasuk dalam tidak mengada-adakan cerita hayal agar orang tertawa. Seperti sabda shalallaahu alaihi wasalam,”Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa.” (HR. Ahmad dan hasan menurut Al-Albani)

3.      Tidak keterlaluan dalam bercanda.
Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda,”Janganlah kamu terlalu banyak tertawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati.” (HR. Tirmidzi)

Dan dalam riwayat lain bercanda yang berlebihan akan mematikan hati dan menghilangkan pancaran cahaya pada wajah. Mematikan hati dimaksudkan sulit menerima nasehat, dan maksut dari menghilangkan pancaran cahaya pada wajah yaitu mengurangi bahkan menghilangkan wibawah seseorang.

4.      Tidak mengandung hinaan dan celaan.
Seorang muslim harus berusaha menghindari canda yang bersifat menghina, mencela atau merendahkan orang lain, atau bahkan menampakkan aib/kekurangan orang lain dengan maksud membumbui candaan.

Allah subhanauwata’ala berfirman,”Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita lain, boleh jadi wanita-wanita (yang diolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah beriman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS. Al Hujarat : 11)

5.      Ada niat baik dalam bercanda.
Maksut dari ada niat baik dalam bercanda adalah sikap meramahkan, menunjukkan kasih sayang, meringankan diri, atau menghilangkan kebosanan dan kejenuhan dalam pembicaraan.

6.      Memilih waktu dan tempat yang tepat.
Ada beberpa kondisi dimana kurang tepat dilakukannya candaan, misalnya waktu-waktu sholat, ketika ziarah kubur, ketikan mengingat kematian, ketika membaca Al Quran, ketika pergi ketempat menuntut ilmu (perpus, ruang kuliah), dll

7.      Tidak bercanda dalam hal nikah, talaq, dan rujuk.
Ditegaskan dalam hadits Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Tiga perkara yang sungguh-sungguhnya dan main-main dipandang sungguhan yaitu nikah, talak dan rujuk.” (HR. At-Tirmidzi, menurut Abu Isa hadits ini hasan gharib).

3 hal tersebut dilarang dimasukkan dalam candaan karena meskipun ketiga-tiganya dilakukan dengan canda tetap saja dihukumi semestinya. Seperti suami yang menceraikan istrinya dengan niat canda, maka cerainya sah.

8.      Jangan bercanda dengan barang yang tajam.
Seorang muslim tidak sepatutnya menakut-nakuti saudaranya, apalagi menggunakan barang tajam, meskipun hal itu hanya bercanda. Karena bisa jadi ketika ia membawanya, setan membisikkan dan merayunya untuk melukan sesama muslim.

9.      Jangan bercanda dalam urusan agama.
Kita sebagai muslim harus memuliakan Islam dan mensucikan syair-syairnya, sehingga harus berhati-hati untuk bisa menjauhi canda yang kemungkinan bisa menjerumuskan pada isthza’ (penghinaan) terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, para malaikat-Nya, para Nabi-Nya.

Maha suci Allah. Semoga kita dapat menjaga adab meski berada dalam forum candaan. Wallahu’alam..



Tuesday, January 24, 2012

Ayo Berbenah (Jilbab)

Posted by Devy Ratriana Amiati at 4:18 AM 2 comments
Coba-coba download gambar kartun eh nemuin gambar ini, sebenarnya jadi satu kayak gini


Berhubung tulisannya kecil kalau di upload akhirnya aku crop, dan hasilnya ini selamat merenung:


Model Sekarang <<SALAH>>









<<Yang Benar>>



NB:
Hehe.. serba besar memang, tapi aku yakin kita tetap bisa memodiskan pakaian itu tanpa melangkahi aturan-aturan agama. misal dikasih mernah-mernik, atau pengkolaborasian warna yang menarik bisa kok membuatnya terlihat rapi dan gak menyeramkan.
Biar orang berkata apa, sekarang yang perlu direnungkan adalah benar tidaknya kita memakai jilbab, kalau memang niat kita berjilbab untuk menutup aurat mari berbenah, jangan sampai niatan kita tesebut diselewengkan oleh model yang pada dasarnya menatap keindahan namun tidak mempertimbangkan segi syari'at..
Jangan sampai niat pengen masuk surga eh.. gara-gara salah alamat karena pemahaman yang melenceng malah kesasar akhirnya masuk neraka..
Dan yang belum pakai jilbab ayo deh cepet pakai jilbab, tuh the powerpuff girl aja jadi cantik dan tetep gaul meski pakai jilbab ^_^


Yang Baru Dapat Hidayah nih :D




Dan Akhirnya
Tereeeeettt............





Allah Menetapkan suatu hukum bukan tanpa alasan lo sahabat, semua hukum/aturan itu demi kebaikan kita..
SELAMAT MENCOBA... ^_^

Sunday, January 8, 2012

Tips Mendidik Anak Sholeh Sejak Dini

Posted by Devy Ratriana Amiati at 5:32 PM 0 comments


1.      Bangunkan subuh sejak balita. Kalau perlu senelum waktu subuh, ajak anak untuk bertahajut

2.      Berikan lingkungan pergaulan dan pendidikan yang islam. Anda dapat memulainya dengan mengirim anak Anda ke TPA (Taman Pendidikan Al-Quran) atau mengikuti kursus-kursus keislaman di masjid dan sebagainya.

3.      Jangan egois! Jangan hanya memerintahkan anak Anada mengaji atau pergi sholat berjama’ah, sedangkan anda tidak malakukannya. Hendaknya orangtua menjadi contoh yang baik. Bagaimanapun juga anak akan sering mencontoh orang-orang disekitarnya.

4.      Safari Masjid. Bawalah anak Anda untuk melakukan safari masjid minimal sepekan sekali. Hal ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap masjid dan sholat berjama’ah di hati anak.

5.      Perkenalkan batasan aurat sejak dini. Seorang anak dibiasakan menggunakan pakaian yang ketat, dibiasakan berpakaian tanpa jilbab maka hal tersebut akan terbawa hingga remaja dan dewasa. Kebiasaan ini akan sangat sulit sekali untuk dirubah. Dengan alasan gerah, panas, tidak nyaman, ribet, tidak gaul, tidak PD, dan dengan seribu alasan lain mereka akan menolak penggunaan pakaian yang menutup aurat

6.      Meminimalis mendengarkan musik-musik non muslim. Minimalisir mendengarkan lagu-lagu picisan, rock, barat, dan lain-lain. Maksimalkan membaca Al-Quran berjamaah, mendengarkan kaset mu’rotal, mendengarkan kaset ceramah atau nasyid islam.

7.      Buat jadwal nonton TV. Hendaknya orang tua tidak membiasakan anak menonton acara TV dengan acara yang tidak mengandung unsur pendidikan. Misalnya sinetron, film horor, film romantika, dll

8.      Jadilah sahabat setia baginya. Perkecil menunjukkan sikap menggurui kepada anak, bersikaplah sebagai sahabat dekat. Jadilah tempat curhat yang nyaman, sehingga permasalahan anak tidak disampaikan pada orang yang salah, yang akhirnya memberi solusi yang salah pula.

9.      Dengarkan apapun yang dia ceritakan dengan tanpa bosan. Untuk menyuruh melakukan sesuatu pada anak, lakukan dengan cara yang baik. Berikan pujian bila melakukan sesuatu dengan baik. Buat agar kegiatan yang diberikan atau diperintahkan jadi menyenangkan.


Sumber: Tabloit Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi)

Manfaat Senyum

Posted by Devy Ratriana Amiati at 5:29 PM 0 comments

Senyum menjadi rutinitas yang mungkin secara sadar atau tidak sadar sering kita lakukan. Dari senyum itulah suasana yang tegang akan mencair, dan uniknya karakter sesorang dapat dilihat dengan senyumannya.
Bila dilihat dari segi kesehatan dibutuhkan lebih sedikit otot wajah untuk membuat seseorang tersenyum dibanding cemberut. Beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Namun beberapa lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum. Ada beberapa kelebihan senyum:


1. Senyum membuat seseorang lebih menarik
Secara tidak sadar senyum bisa membuat orang lebih menarik karena ada faktor daya tarik tertentu dan membuat seseorang terlihat lebih baik dibanding mengerutkan kening, cemberut atau meringis.


2. Senyum bisa mengubah suasana hati
Tersenyum bisa mengelabui tubuh sehingga membantu seseorang mengubah suasana hatinya menjadi lebih baik. Untuk itu jika merasa sedih, cobalah untuk tersenyum.


3. Senyum bisa menular
Tersenyum tak hanya mengubah suasana hati orang tersebut tapi juga orang-orang disekitarnya, dan membuat hal-hal menjadi lebih bahagia. Ini karena senyum bisa menular dan membawa kebahagiaan bagi orang lain.


4. Senyum bisa meredakan stres
Orang yang stres bisa terlihat dari wajahnya, tapi dengan tersenyum bisa mencegah seseorang tampak letih dan lelah. Jika sedang stres, cobalah ambil waktu untuk tersenyum, karena bisa mengurangi stres sehingga lebih mampu mengambil tindakan.


5. Senyum meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka fungsi imun meningkat yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu dan pilek.


6. Senyum menurunkan tekanan darah
Ketika tersenyum maka ada penurunan nilai tekanan darah yang terukur. Cobalah mengukur tekanan darah saat duduk di rumah sambil membaca, lalu tersenyum selama 1 menit dan mengukur tekanan darah kembali, maka akan terlihat perbedaan.


7. Senyum bisa melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit dan serotonin
Studi telah menunjukkan senyum bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara  alami dan serotonin. Ketiganya bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.


8. Lipatan senyum di wajah bisa membuat orang terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum bisa membantu mengangkat wajah sehingga membuat orang tampak lebih muda. Karenanya cobalah lebih sering tersenyum yang membuat merasa lebih muda dan lebih baik.


9. Tersenyum bisa membuat orang terlihat sukses
Orang yang tersenyum akan terlihat lebih percaya diri sehingga lebih dipromosikan, selain itu pasang senyum di setiap pertemuan akan memiliki reaksi yang berbeda.


10. Senyum bisa membantu orang tetap positif
Senyum akan membuat orang lebih positif dan mengurangi pikiran negatif. Dengan mengurangi depresi, stres  dan khawatir maka kesehatan seseorang juga akan meningkat dan menghindarinya dari berbagai risiko penyakit.


So, apa lagi yang menjadi alasan buat kita untuk bermahal-mahalan dalam senyum.. Keep your smile ^_^


Sumber: http://www.detikhealth.com
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Wednesday, February 1, 2012

Canda Ala Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam



Abu Hurairah RA menceritakan saat para sahabat berkumpul dalam majelis Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Para sahabat bertanya kepada Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Wahai Rasulullah, apakah engkau jua bersenda gurau bersama kami?” maka Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam menjawab,”Tentu, hanya saja aku akan berkata benar” (HR. Ahmad)

Saat Ali bin Abi Thalib masih kanak-kanak, pernah makan kurma bersama Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam. Ali makan begitu lahap dan tanpa disadari ternyata telah menghabiskan kurma lebih banyak dari pada Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam terlihat dari biji kurma yang dikumpulkan dihadapan masing-masing. Karena biji kurma di hadapan Ali lebih banyak dia mencoba memindahkan dan menggabungkan biji kurmanya dengan biji milik Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam secara sembunyi-sembunyi.

Ali bin Abi Thalib kecil pun mencandai Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Wahai Rasul, engkau memakan kurma lebih banyak dari pada aku. Lihatlah biji-biji kurma yang menumpuk di tempatmu!”

Mendengar ucapan polos Ali kecil itu Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam tertawa dan menjawab,”Ali, kamulah yang memakan lebih banyak kurma. Aku memakan kurma dan masih menyisakan biji-bijinya. Sedangkan engkau memakan kurma berikut biji-bijinya” dan guyonan itu membuat Ali ikut tertawa.

Meskipun beliau cukup humoris dan hangat terhadap keluarga, dan sahabat namun beliau tidak pernah melupakan batasan-batasan dalam bercanda. Bahkan beliau tidak pernah tertawa terbahak-bahak sebagaimana dikatakan Aisyah Radhiallahu’anha,”Belum pernah aku melihat Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan anak lidah beliau. Namun beliau hanya tersenyum.” (Muttafaq ‘alaih).

Sube’hanallah.. sungguh tak ada suri tauladan terbaik melebihi akhlaq Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam. Lalu bagaimanakah cara agar candaan kita tetap terkontrol, berarah, dan tidak menjadi asbab penambah dosa? Berikut tips yang dikutip dari majalah Ar Risalah no.121/Vol.XI/01 halamn 21.

1.      Bercanda (Mizah) mubah namun hendaknya tidak berlebihan.
Bercanda mubah karena diharapkan dapat mencairkan suasana dan salah bila berlebihan karena dengan berlebihan terkadang justru menyinggung dan menyakiti hati orang lain. Dan menyakiti hati orang muslim tidak diperbolehkan.

Allah swt berfirman,”Tidak suatu ucapan yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaf : 18)

2.      Tidak ada unsur kebohongan.
Maka seorang muslim harus sebisa mungkin menjauhi ucapan-ucapan bohong dalam bercanda, sekecil apa pun. Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam telah memperingatkan dengan tegas masalah berbohong dalan canda.

Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda,“Tidak sempurna iman seseorang ketika bercanda dan meninggalkan perdebatan meski ia pada posisi benar” (HR. Ahmad, at-Thabrani)

Selain itu bohong disini juga termasuk dalam tidak mengada-adakan cerita hayal agar orang tertawa. Seperti sabda shalallaahu alaihi wasalam,”Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa.” (HR. Ahmad dan hasan menurut Al-Albani)

3.      Tidak keterlaluan dalam bercanda.
Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda,”Janganlah kamu terlalu banyak tertawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati.” (HR. Tirmidzi)

Dan dalam riwayat lain bercanda yang berlebihan akan mematikan hati dan menghilangkan pancaran cahaya pada wajah. Mematikan hati dimaksudkan sulit menerima nasehat, dan maksut dari menghilangkan pancaran cahaya pada wajah yaitu mengurangi bahkan menghilangkan wibawah seseorang.

4.      Tidak mengandung hinaan dan celaan.
Seorang muslim harus berusaha menghindari canda yang bersifat menghina, mencela atau merendahkan orang lain, atau bahkan menampakkan aib/kekurangan orang lain dengan maksud membumbui candaan.

Allah subhanauwata’ala berfirman,”Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita lain, boleh jadi wanita-wanita (yang diolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah beriman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS. Al Hujarat : 11)

5.      Ada niat baik dalam bercanda.
Maksut dari ada niat baik dalam bercanda adalah sikap meramahkan, menunjukkan kasih sayang, meringankan diri, atau menghilangkan kebosanan dan kejenuhan dalam pembicaraan.

6.      Memilih waktu dan tempat yang tepat.
Ada beberpa kondisi dimana kurang tepat dilakukannya candaan, misalnya waktu-waktu sholat, ketika ziarah kubur, ketikan mengingat kematian, ketika membaca Al Quran, ketika pergi ketempat menuntut ilmu (perpus, ruang kuliah), dll

7.      Tidak bercanda dalam hal nikah, talaq, dan rujuk.
Ditegaskan dalam hadits Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam,”Tiga perkara yang sungguh-sungguhnya dan main-main dipandang sungguhan yaitu nikah, talak dan rujuk.” (HR. At-Tirmidzi, menurut Abu Isa hadits ini hasan gharib).

3 hal tersebut dilarang dimasukkan dalam candaan karena meskipun ketiga-tiganya dilakukan dengan canda tetap saja dihukumi semestinya. Seperti suami yang menceraikan istrinya dengan niat canda, maka cerainya sah.

8.      Jangan bercanda dengan barang yang tajam.
Seorang muslim tidak sepatutnya menakut-nakuti saudaranya, apalagi menggunakan barang tajam, meskipun hal itu hanya bercanda. Karena bisa jadi ketika ia membawanya, setan membisikkan dan merayunya untuk melukan sesama muslim.

9.      Jangan bercanda dalam urusan agama.
Kita sebagai muslim harus memuliakan Islam dan mensucikan syair-syairnya, sehingga harus berhati-hati untuk bisa menjauhi canda yang kemungkinan bisa menjerumuskan pada isthza’ (penghinaan) terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, para malaikat-Nya, para Nabi-Nya.

Maha suci Allah. Semoga kita dapat menjaga adab meski berada dalam forum candaan. Wallahu’alam..



Tuesday, January 24, 2012

Ayo Berbenah (Jilbab)

Coba-coba download gambar kartun eh nemuin gambar ini, sebenarnya jadi satu kayak gini


Berhubung tulisannya kecil kalau di upload akhirnya aku crop, dan hasilnya ini selamat merenung:


Model Sekarang <<SALAH>>









<<Yang Benar>>



NB:
Hehe.. serba besar memang, tapi aku yakin kita tetap bisa memodiskan pakaian itu tanpa melangkahi aturan-aturan agama. misal dikasih mernah-mernik, atau pengkolaborasian warna yang menarik bisa kok membuatnya terlihat rapi dan gak menyeramkan.
Biar orang berkata apa, sekarang yang perlu direnungkan adalah benar tidaknya kita memakai jilbab, kalau memang niat kita berjilbab untuk menutup aurat mari berbenah, jangan sampai niatan kita tesebut diselewengkan oleh model yang pada dasarnya menatap keindahan namun tidak mempertimbangkan segi syari'at..
Jangan sampai niat pengen masuk surga eh.. gara-gara salah alamat karena pemahaman yang melenceng malah kesasar akhirnya masuk neraka..
Dan yang belum pakai jilbab ayo deh cepet pakai jilbab, tuh the powerpuff girl aja jadi cantik dan tetep gaul meski pakai jilbab ^_^


Yang Baru Dapat Hidayah nih :D




Dan Akhirnya
Tereeeeettt............





Allah Menetapkan suatu hukum bukan tanpa alasan lo sahabat, semua hukum/aturan itu demi kebaikan kita..
SELAMAT MENCOBA... ^_^

Sunday, January 8, 2012

Tips Mendidik Anak Sholeh Sejak Dini



1.      Bangunkan subuh sejak balita. Kalau perlu senelum waktu subuh, ajak anak untuk bertahajut

2.      Berikan lingkungan pergaulan dan pendidikan yang islam. Anda dapat memulainya dengan mengirim anak Anda ke TPA (Taman Pendidikan Al-Quran) atau mengikuti kursus-kursus keislaman di masjid dan sebagainya.

3.      Jangan egois! Jangan hanya memerintahkan anak Anada mengaji atau pergi sholat berjama’ah, sedangkan anda tidak malakukannya. Hendaknya orangtua menjadi contoh yang baik. Bagaimanapun juga anak akan sering mencontoh orang-orang disekitarnya.

4.      Safari Masjid. Bawalah anak Anda untuk melakukan safari masjid minimal sepekan sekali. Hal ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap masjid dan sholat berjama’ah di hati anak.

5.      Perkenalkan batasan aurat sejak dini. Seorang anak dibiasakan menggunakan pakaian yang ketat, dibiasakan berpakaian tanpa jilbab maka hal tersebut akan terbawa hingga remaja dan dewasa. Kebiasaan ini akan sangat sulit sekali untuk dirubah. Dengan alasan gerah, panas, tidak nyaman, ribet, tidak gaul, tidak PD, dan dengan seribu alasan lain mereka akan menolak penggunaan pakaian yang menutup aurat

6.      Meminimalis mendengarkan musik-musik non muslim. Minimalisir mendengarkan lagu-lagu picisan, rock, barat, dan lain-lain. Maksimalkan membaca Al-Quran berjamaah, mendengarkan kaset mu’rotal, mendengarkan kaset ceramah atau nasyid islam.

7.      Buat jadwal nonton TV. Hendaknya orang tua tidak membiasakan anak menonton acara TV dengan acara yang tidak mengandung unsur pendidikan. Misalnya sinetron, film horor, film romantika, dll

8.      Jadilah sahabat setia baginya. Perkecil menunjukkan sikap menggurui kepada anak, bersikaplah sebagai sahabat dekat. Jadilah tempat curhat yang nyaman, sehingga permasalahan anak tidak disampaikan pada orang yang salah, yang akhirnya memberi solusi yang salah pula.

9.      Dengarkan apapun yang dia ceritakan dengan tanpa bosan. Untuk menyuruh melakukan sesuatu pada anak, lakukan dengan cara yang baik. Berikan pujian bila melakukan sesuatu dengan baik. Buat agar kegiatan yang diberikan atau diperintahkan jadi menyenangkan.


Sumber: Tabloit Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi)

Manfaat Senyum


Senyum menjadi rutinitas yang mungkin secara sadar atau tidak sadar sering kita lakukan. Dari senyum itulah suasana yang tegang akan mencair, dan uniknya karakter sesorang dapat dilihat dengan senyumannya.
Bila dilihat dari segi kesehatan dibutuhkan lebih sedikit otot wajah untuk membuat seseorang tersenyum dibanding cemberut. Beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Namun beberapa lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum. Ada beberapa kelebihan senyum:


1. Senyum membuat seseorang lebih menarik
Secara tidak sadar senyum bisa membuat orang lebih menarik karena ada faktor daya tarik tertentu dan membuat seseorang terlihat lebih baik dibanding mengerutkan kening, cemberut atau meringis.


2. Senyum bisa mengubah suasana hati
Tersenyum bisa mengelabui tubuh sehingga membantu seseorang mengubah suasana hatinya menjadi lebih baik. Untuk itu jika merasa sedih, cobalah untuk tersenyum.


3. Senyum bisa menular
Tersenyum tak hanya mengubah suasana hati orang tersebut tapi juga orang-orang disekitarnya, dan membuat hal-hal menjadi lebih bahagia. Ini karena senyum bisa menular dan membawa kebahagiaan bagi orang lain.


4. Senyum bisa meredakan stres
Orang yang stres bisa terlihat dari wajahnya, tapi dengan tersenyum bisa mencegah seseorang tampak letih dan lelah. Jika sedang stres, cobalah ambil waktu untuk tersenyum, karena bisa mengurangi stres sehingga lebih mampu mengambil tindakan.


5. Senyum meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka fungsi imun meningkat yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu dan pilek.


6. Senyum menurunkan tekanan darah
Ketika tersenyum maka ada penurunan nilai tekanan darah yang terukur. Cobalah mengukur tekanan darah saat duduk di rumah sambil membaca, lalu tersenyum selama 1 menit dan mengukur tekanan darah kembali, maka akan terlihat perbedaan.


7. Senyum bisa melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit dan serotonin
Studi telah menunjukkan senyum bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara  alami dan serotonin. Ketiganya bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.


8. Lipatan senyum di wajah bisa membuat orang terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum bisa membantu mengangkat wajah sehingga membuat orang tampak lebih muda. Karenanya cobalah lebih sering tersenyum yang membuat merasa lebih muda dan lebih baik.


9. Tersenyum bisa membuat orang terlihat sukses
Orang yang tersenyum akan terlihat lebih percaya diri sehingga lebih dipromosikan, selain itu pasang senyum di setiap pertemuan akan memiliki reaksi yang berbeda.


10. Senyum bisa membantu orang tetap positif
Senyum akan membuat orang lebih positif dan mengurangi pikiran negatif. Dengan mengurangi depresi, stres  dan khawatir maka kesehatan seseorang juga akan meningkat dan menghindarinya dari berbagai risiko penyakit.


So, apa lagi yang menjadi alasan buat kita untuk bermahal-mahalan dalam senyum.. Keep your smile ^_^


Sumber: http://www.detikhealth.com
 

Rainbow Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea