Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts

Tuesday, July 10, 2012

Mekanisme Gerak pada Manusia

Posted by Devy Ratriana Amiati at 6:31 PM 4 comments
Rangsangan (impuls) yang mengenai tubuh diterima oleh organ reseptor untuk diteruskan ke pusat saraf. Dari pusat saraf akan disampaikan tanggapan (respon) ke organ efektor. Respon ini biasanya berbentuk gerakan. Proses perambatan impuls ini meliputi cara merambat melalui sel saraf dan sinapsis.
  1. Perambatan impuls melalui sel saraf
Rambatan impuls melalui serabut saraf terjadi dalam bentuk pulsa elektrik. Alur impuls yang terjadi yaitu:

Impuls – dendrit – badan sel saraf – neurit – keluar melewati sinapsis

Perambatan impuls ini terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel saraf. Sel saraf pada saat beristirahat bagian luarnya merupakan kutub positif, sedangkan bagian dalamnya kutub negatif. Adanya rangsang dari organ reseptor menyebabkan pembalikan beda potensial (depolarisasi), sehingga terjadi perambatan gelombang sesuai beda potensial.
Variasi kecepatan perambatan gelombang dipengaruhi oleh diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin, yaitu antara 1 sampai 120 m per detik. Pengembalian posisi kepada posisi awal memerlukan waktu sekitar 1/500 sampai 1/1000 detik. Stimulus yang lemah (threshold) tidak dapat menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik, tetapi sebaliknya jika stimulus kuat maka impuls akan dihantarkan sampai ujung akson dan diteruskan kepada sel saraf yang lainnya.
  1. Perambatan impuls melalui sinapsis
Ujung akson sel saraf membentuk tonjolan sinapsis yang berisi sitoplasma (cairan sel). Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat membran kecil (vesikula sinapsis) yang berisineurotransmitter. Pada saat impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula melepaskan neurotransmitter. Contoh neurotransmitter yaitu asetilkolin (terdapat di seluruh tubuh),noradrenalin (terdapat di sistem saraf simpatik), dopamin dan serotonin (terdapat di otak). Penempelan asetilkolin pada reseptor menyebabkan terjadinya impuls pada sel saraf berikutnya dengan bantuan enzim asetilkolinesterase.
Perambatan impuls dari sel saraf motorik ke otot pada organ efektor melalui sinapsis. Sinapsis ini berbentuk cawan dan mengelilingi sel otot. Otot yang bergerak dapat menggerakkan organ. Berdasarkan alur stimulus, gerak dibedakan menjadi dua yaitu gerak biasa dan gerak refleks. Gerak biasa disadari oleh tubuh sedangkan gerak refleks terjadi dalam waktu yang cepat dan spontan dilakukan tubuh.

Gerak Biasa
Urutan impuls pada gerak biasa berbeda dengan pada gerak refleks. Urutan jalannya impuls pada gerak biasa yaitu:

Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – otak – sel saraf motorik – respon pada organ efektor

Gerak Refleks
Gerak refleks terjadi secara otomatis terhadap rangsangan tanpa kontrol dari otak sehingga dapat berlangsung dengan cepat. Gerak refleks terjadi tidak disadari terlebih dahulu atau tanpa dipengaruhi kehendak. Contoh gerak refleks seperti mengangkat tangan ketika terkena api, mengangkat kaki ketika tertusuk duri, berkedip ketika ada benda asing yang masuk ke mata, bersin serta batuk.
Urutan perambatan impuls pada gerak refleks yaitu:
Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – sel penghubung (asosiasi) pada sumsum tulang belakang – sel saraf motorik – respon pada organ efektor.
Jalan pintas pada gerak refleks yang memungkinkan terjadinya gerakan dengan cepat disebut lengkung refleks. Macam gerak refleks yaitu refleks otak dan refleks sumsum tulang belakang. Refleks otak terjadi apabila saraf penghubung (asosiasi) terdapat di dalam otak, seperti gerak mengedip atau mempersempit pupil pada saat ada cahaya yang masuk ke mata. Refleks sumsum tulang belakang terjadi apabila sel saraf penghubung terdapat di dalam sumsum tulang belakang seperti refleks pada lutut.
Ciri gerak refleks yaitu:

1.      Dapat diramalkan jika rangsangannya sama
2.      Memiliki tujuan tertentu bagi organisme tersebut
3.      Memiliki reseptor tertentu dan terjadi pada efektor tertentu
4.      Berlangsung cepat, tergantung pada jumlah sinapsis yang dilalui impuls
5.      Spontan, tidak dipelajarai dulu
6.      Fungsi sebagai pelindung dan pengatur tingkah laku hewan
7.      Respon terus menerus dapat menyebabkan kelelahan

Macam refleks: refleks spinal (pada sumsum tulang belakang), refleks medulla (pada sumsum lanjutan), refleks cerebellar (melibatkan otak kecil), refleks superfisial (melibatkan kulit dan lain-lain), refleks miotatik (pada otot lurik), serta refleks visceral (berhubungan dengan dilatasi pupil dan denyut jantung).


Dapus:
 Depdiknas. 2008. Mekanisme Gerak. Jakarta: Postekkom depdiknas

Friday, March 9, 2012

Diet Golongan Darah A

Posted by Devy Ratriana Amiati at 8:24 AM 0 comments


            Merasa bergolongan darah A? Atau hasil tes telah menunjukkan bergolongan darah A? Alhamdulillah.. mari sama-sama bersyukur karena Allah swt melahirkan kita sebagai vegetarian sejati. Kadang kala kita acuh terhadap makanan yang kita konsumsi asal berlable HALAL langsung deh dimakan, padahal dengan adanya diet golongan darah kita mencoba mengerti terhadap tubuh kita. Mengerti apa yang diinginkan dan apa yang tidak diinginkan, bermanfaat dan yang tak bermanfaat.

            Mengapa orang terkena penyakit, semisal kanker? Nah.. karena mereka tidak mendengarkan suara tubuh mereka. Setiap kali ada makanan yang masuk tubuh golongan darahlah mereaksi sari-sari makanan tersebut untuk diedarkan keseluruh tubuh. Ada yang sangat bermanfaat, ada yang memicu resiko penyakit, ada juga yang netral-netral saja. Golongan darah A lebih mengacu pada profil diet rendah lemak, tinggi karbohidrat.

Sangat Bermanfaat karena mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah A:
Bayam, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun),tempe, tepung beras, bluberi,brokoli, wortel, minyak zaitun.

Netral:
Ikan tuna, telur puyuh, biji wijen, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara), telur ayam & bebek, biji bunga matahari, roti gandum, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka.

Hindari karena dengan pengonsumsian dengan jumlah yang banyak dimungkinkan dapat memicu penyakit:
Daging (sapi,angsa, kelinci, ayam hutan, kerbau, domba, bebek), lobster, belut, kodok, keju, es krim, susu, murni, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya,acar, terung, tomat, ubi, gurita, kepiting, kentang, jeruk, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, pare, air soda.

            Dan itulah bukti mengapa kita yang bergolongan darah A harus banyak bersyukur karena banyak keuntungan menjadi vegetarian. Selain sehat, dan konon memperpanjang hidup dan menjaga wajah agar tetap awet muda, Allah mengajarkan kita hidup sederhana namun tetap sehat. Sayur dan buahan harganya berkali-kali lipat jauh lebih murah dari pada daging. Mari mencoba dan terus mencoba belajar hidup sehat, dan dengan penuh keyakinan bahwa diet golongan darah yang ditetapkan untuk kita ini penuh dengan manfaat jasmani maupun rohani ^_^

Sunday, March 4, 2012

ROKOK ITU.....??

Posted by Devy Ratriana Amiati at 7:54 PM 0 comments

TAU KAH KALIAN TENTANG SEJARAH ROKOK???
          Untuk pertama kalinya kebiasaan merokok dilakukan oleh Suku Bangsa Indian untuk acara ritul (nemuja dewa dan roh). Namun, dalam sejarah Indonesia tercatat dalam kisah Roro Jongrang dan Roro Mendut menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok "klobot" (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya. Hmmzzz, aku yakin di setiap negara sejak dulu memang sudah mengenal rokok dari nenek moyang masing-masing.



APAKAH KALIAN MERASA ASING DENGAN ROKOK?
          Tentu kalian akan serempak menjawab “TIDAK” karena rokok sudah menyebar seluruh lapisan mayarakat tak mengenal usia sera status ekonomi. Baru-baru ini Dari tahun-ketahun penikmat rokok di negara maju terus berkurang, namun hal sebaliknaya terjadi di negara berkembang yang penikmatnya terus bertambah. Kalian tau gak mengapa semua itu bisa terjadi?? Hal itu terjadi karena sebagian besar masyarakat di negara maju telah memahami 4 ribu zat kimia dan 43 zat pemicu kanker yang ada dalam tiap batang rokok. Seperti
Ø Racun untuk napi hukuman mati
Ø Bahan bakar roket
Ø Bahan aki mobil
Ø Racun semut
Ø Pembersih lantai
Ø Bahan pembuat bom
Ø Bahan pembuat cat
Ø dll



APA KALIAN TAU DAMPAK ROKOK BAGI KESEHATAN??
          Banyak para ahli yang telah melakukan penelitian dan hasilnya sering kali memebuat kita tercengah. Disini akan aku tunjukan beberapa penyakit yang bisa menyerang kalian yang suka merokok:
Impotensi, Jantung, Kanker lidah, Kanker tenggorokan, Gigi menjadi jelek, Kanker paru-paru, Keguguran kandungan, Bayi lahir prematur, Bayi lahir cacat, Mata menjadi rusak/cacat, Kulit cepat keriput, Suara serak, Bisu karena pita suara terkena kanker, Tenggorokan banyak berdahak, Kanker pencernaan, Kanker ginjal, Kanker rahim, Leukimia, Tulang menjadi rapuh, Menstruasi menjadi makin menyakitkan. Sekarang kalian pilih yang mana?? Pilih hidup sehat tanpa rokok atau salah satu dari penyakit itu datang pada kalian??
          Beberapa para ahli juga membuktikan bahwa, meski pun kalian tidak merokok tapi kalian menghisap asap rokok dampak yang kalian dapat sama dengan para perokok aktif, bahkan lebih rawan kena penyakit-penyakit itu. Resiko perokok pasif (menghirup asap rokok) lebih besar dari pada perokok akfif, karena tidak semua racun dalam asap rokok yang dihisap perokok aktif masuk tubuh, namun 70% dari racun tersebut dikeluar di udara dan dihisap kita perokok pasif. Bahaya bukan???




WASPADA IKLAN!!
      Para perusahaan rokok yang menempelkan poster, baleho, pamflet, iklan jalan, dll sebenarnya sangat mengancam kesejahteraan Bangsa Indonesia terutama kita kaum remaja. Karena apa? Selain mengancam kesehatan kita, setiap tahun masyarakat Indonesia membakar Rp 90 trilyun / Rp 90.000.000.000.000,- untuk membeli rokok dan jumlah itu lebih besar dari pada jumlah hutang negara kita di IMF/World Bank, dan yang tak kalah menakjubkan belanja iklan rokok di Indonesia menghabiskan dana sebesar 1,6 Triliyun. (Survey AC Nelson 2006, majalah SWA, 20 April 2006) Dan parahnya lagi uang sebanyak itu bukan milik Indonesia, namun 90% hasilnya milik orang asing, karena pabrik rokok yang ada di Indonesia sebagian besar sahamnya dimiliki orang asing.


GIMANA SUPAYA KAMU TERHINDAR DARI ROKOK??
          Sebenarnya banyak cara yang dapat kalian lakukan agar kalian jauh dari pengaruh rokok pola hidup sehat, makan-makanan yang bergizi, perbanyak olah raga, perbanyak minum air putih, mencari teman yang baik, ikut kegiatan yang positif, jauhi hal-hal yang berhubungan dengan rokok,dll
Bagi kalian yang sudah merokok dan kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan cobalah tips dari F. Joseph Mc Clernon, PhD, seorang psikolog dari Duke University yang menunjukkan bahwa makan buah-buahan, sayur-sayuran dan bahan olahan susu membuat rokok terasa tidak enak, dan sebaliknya makanan yang mengandung daging, kopi, dan minuman beralkohol akan menghasilkan rasa yang enak pada tiap rokok yang kita konsumsi. Cobalah mulai sekarang.



DATA
Sekolah
Jenis Kelamin dan Prosentase
Total Responden
Total Populasi
L
%
P
%
Siswa SD
450 anak
0,79
14
0,03
56.670
86.333
Siswa MI
89 anak
3,35
14
0,53
2.659
11.742
Siswa SMP
1.743 anak
12,96
62
0,46
13.451
33.001
Siswa MTs
49 anak
11,92
-
-
411
7.415
Siswa SMA
640 anak
14,61
46
1,05
4,380
10,928
Siswa MA
110 anak
10,61
3
0,29
1.037
3.861
Profil Anak dan Perempuan Tulungagung 2006
Itu adalah data tahun 2006. bagaimana dengan sekarang? Tak bisa kita bayangkan bagaimana kemajuan perokok yang begitu pesat.






INILAH GAMBAR PARU-PARU KALIAN YANG HOBI MEROKOK


Disebelah kiri adalah paru-paru kalian yang masih dalam keadaan normal (tidak merokok), dan disebelah kanan adalah keadaan paru-paru kalian yang sudah rusak karena rokok..

konsumsi rokok yang terus menerus sama saja menjadikan peru-peru kita sebagai asbak. Kita yang merokok tidak akan pernah bisa membayangkan betaapa menagisnya paru-paru ini saat sedikit demi sedikit racun yang ada dalam rokok masuk dalam tubuh.

          Pada dasarnya perkembangan rokok di indonesia sama saja membunuh masyarakat Indonesia secara pelan dan pasti, karena apa? Negara maju sudah tidak lagi mengkonsumsi rokok secara besar-besaran seperti yang terjadi pada negara berkembang. Contohnya saja Singapura, disana masyarakat sangat disiplin dan ketat memperhatikan gerak-gerik perokok yangmerokok disembarang tempat. Bahkan saking disiplinnya pemerintah setempat tidak segan-segan memberikan sangsi bagi mereka-mereka yang merokok si tempat umum. Wah, it’s good action..

          Ayo jaga paru-paru kita dari rokok, dan kita bantu Dinas Kesehatan dalam usaha “Indonesia Sehat dan Bersih Dari Rokok”

Epidemiologi Batuk Bedarah

Posted by Devy Ratriana Amiati at 7:28 PM 0 comments


Kata Epidemiologi berasal dari kata Junani dikemukakan oleh Hypocrates pada 2000 Tahun yang lalu. Dimana Epi = upon (pada atau tentang), Demos = people (Penduduk, orang, manusia, populasi), yang berasal dari istilah demografi (studi kependudukan), Dan Ologi =  knowledge (ilmu pengetahuan).
Perkembangan saat ini, epidemiologi diartikan sebagai ilmu tentang frekuensi (jumlah), distribusi (penyebaran) dan determinan (faktor penentu) masalah kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk pembuatan perencanaan (development)  dan pengambilan keputusan dalam menanggulangi masalah kesehatan.



Batuk berdarah (TBC) tergolong epidemiologi penyakit menular diperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia  telah terinfeksi oleh Mycobacterium tuberculosis ini. Pada tahun 1995, diperkirakan ada 9 juta pasien TB baru dan 3 juta kematian akibat TB diseluruh dunia.  Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB didunia, terjadi pada negara-negara berkembang. Demikian juga, kematian wanita akibat TB lebih banyak dari pada kematian karena kehamilan, persalinan dan nifas (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Sekitar 75% pasien TB adalah kelompok usia yang paling produktif secara ekonomis (15-50 tahun). Diperkirakan seorang pasien TB dewasa, akan kehilangan rata-rata waktu kerjanya 3 sampai 4 bulan. Hal tersebut berakibat pada kehilangan  pendapatan tahunan rumah tangganya sekitar 20 – 30%. Jika ia meninggal akibat TB, maka akan kehilangan pendapatannya sekitar 15 tahun. Selain merugikan secara ekonomis, TB juga memberikan dampak buruk lainnya secara sosial stigma bahkan dikucilkan oleh masyarakat (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Penyebab utama meningkatnya beban masalah TB antara lain adalah:
a.       Kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat, seperti pada negara negara yang sedang berkembang.
b.      Kegagalan program TB selama ini. Hal ini diakibatkan oleh:
·         Tidak memadainya komitmen politik dan pendanaan.
·         Tidak memadainya organisasi pelayanan TB (kurang terakses oleh masyarakat, penemuan kasus /diagnosis yang tidak standar, obat tidak terjamin penyediaannya, tidak dilakukan pemantauan, pencatatan dan pelaporan yang standar, dan sebagainya).
·         Tidak memadainya tatalaksana kasus (diagnosis dan paduan obat yang tidak standar, gagal menyembuhkan kasus yang telah didiagnosis)
·         Salah persepsi terhadap manfaat  dan efektifitas BCG.
·         Infrastruktur kesehatan yang buruk pada negara-negara yang mengalami krisis ekonomi atau pergolakan masyarakat.
c.       Perubahan demografik karena meningkatnya penduduk dunia dan perubahan struktur umur kependudukan.
d.      Dampak pandemi infeksi HIV (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Situasi TB didunia semakin memburuk, jumlah kasus TB meningkat dan banyak yang tidak berhasil disembuhkan, terutama pada negara  yang dikelompokkan dalam 22 negara dengan masalah TB besar (high burden countries). Menyikapi hal tersebut, pada tahun 1993, WHO mencanangkan TB sebagai kedaruratan dunia (global emergency). Munculnya pandemi HIV/AIDS di dunia menambah permasalahan TB. Koinfeksi TB dengan HIV akan meningkatkan risiko kejadian TB secara signifikan. Pada saat yang sama, kekebalan ganda kuman TB terhadap obat anti TB (multidrug resistance = MDR) semakin menjadi masalah akibat kasus yang tidak berhasil disembuhkan. Keadaan tersebut pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya epidemi TB yang sulit ditangani (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Di Indonesia, TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Jumlah pasien TB di Indonesia merupakan ke-3 terbanyak di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah pasien sekitar 10% dari total jumlah pasien TB didunia. Diperkirakan pada tahun 2004, setiap tahun ada 539.000 kasus baru dan kematian 101.000 orang. Insidensi kasus TB BTA positif sekitar 110 per 100.000 penduduk (Departemen Kesehatan RI, 2006)


footnotes:
Departemen Kesehatan RI. 2006. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Depkes: Jakarta

Friday, February 10, 2012

Menopause dan Hikmah

Posted by Devy Ratriana Amiati at 8:25 PM 0 comments
Menopause adalah keadaan dimana indung telur tidak mampu memproduksi sel telur untuk dibuahi sperma. Selain itu keadaan ini didukung keadaan rahim yang kekuatannya menurun seiring bertambahnya usia wanita.

Menopause pasti dialami oleh wanita yang biasanya berkisar usia >40 tahun. Namun menopause pada wanita bervariatif tergantung keturunan ibu sebelumnya, juga dapat pula dilihat dari banyak tidaknya mengkonsumsi zat kimia (pada makanan).

Bagi sebagian wanita yang mengalami menopause tahap awal sering kali membuat ketakutan karena menstruasi tidak keluar dengan teratur. Bisa 3 bulan sekali atau 2 bulan sekali, atau hanya keluar 1-2 hari setiap bulan dengan volume darah yang sangat sedikit.

Beberapa ibu sempat mengecek ke bidan karena keadaan ini, karena takut bila hamil tanpa diketahui...

Bagi sebagian ibu yang belum diberi momongan menopause adalah hal paling menyedihkan karena harapan mendapatkan si kecil mungil tertutup dan amat kecil karena indung telur tak lagi menghasilkan telur, dan pastinya hal ini membuat sedih dan kecewa kaum bapak.

Namun kehadiran menopause bagi sebagian ibu disambut dengan kelegaan dan rasa syukur karena dengan menopause otomatitis tidak lagi mengalami menstruasi dan itu tandanya waktu-waktu yang selama ini terpotong karena menstruasi dapat digunakan untuk memaksimalkan ibadah seperti sholat dan puasa.

Selain itu menopause juga menutup kemungkinan hamil bila sel sperma masuk rahim sehingga tidak ada yang dapat dibuahi dan otomatis tidak akan menghasilkan individu baru.

Terlebih usia >35 adalah usia paling rawan karena kekuatan rahim yang melemah sehingga persentase resiko kematian ibu dan bayi lebih besar.

Segala sesuatu ada segi positif dan negatif. Semoga saya dan calon-calon ibu tetap diberikan keimanan lebih dan dapat terus berdo'a semoga rahim ini kelak mencetak generasi yang sholeh+sholehah fisabilillah. Amien.. ^o*




Sumber:
Pengalaman ibu-ibu yang telah menopause, ibu-ibu yang pernah hamil diusia >35 tahun dan bidan

Monday, January 16, 2012

Wanita dilihat dari Dapur

Posted by Devy Ratriana Amiati at 11:08 PM 0 comments

Tema:
Karakter seseorang wanita dapat diukur dari dapur (kitchen) yang dia miliki.

Latar belakang:
Saya membuat catatan ini karena sering melihat banyaknya wanita yang malas membersihkan peralatan dan lingkungan dapur setelah lelah dengan kegiatan memasak yang lumayan ribet dan memakan waktu yang tidak sebentar.

Penjabaran:
Wanita cantik, selalu telihat bersih, rapi dan nyaman dipandang belum tentu mempunyai dapur (kitchen) secantik, dan seindah dirinya.
Mari sama-sama menengok dapur kita masing-masing!!!
Selain itu enak tidaknya masakan wanita dapat diukur dari bersih tidaknya dapur (kitchen) tersebut, karena tingkat kebersihan suatu dapur mempengaruhi tingkat kehiginisan makanan. Bersih tidak harus bagus, bersih juga tidak selalu berlantai keramik atau berisi peralatan lengkap lainnya yang dipajang disana-sini, namun ukuran kebersihan dapur dapat dilihat dari rapi tidaknya penataan peralatan masak, serta kebersihan peralatan tersebut.
Dapur yang kotor akan menjadi sarang bakteri-bakteri yang bisa menyebabkan diare, mutaber, mual-mual, muntah-muntah, dan lain sebagainya karena lalat akan sangat senang dengan dapur yang kotor. Tulisan ini saya posting karena dua kali saya melihat larva-larva lalat bersarang di wajan dan juga panci di sebuah kos putri yang saya kunjungi.
Larva-larva itu berkembang sangat cepat dengan kondisi dapur yang kotor juga media perkembangan biakan seperti sayur lodeh, atau daging bersantan yang dibiarkan begitu saja tanpa dipanaskan.
Pembusukan dari makanan-makanan tersebut sangat disenangi lalat yang memang suka dengan hal-hal kotor, sehingga dengan nyaman-nyaman saja lalat-lalat itu menitipkan larva-larvanya masakan yang membusuk.
Menjaga kebersihan dapur sebenarnya tidak sulit, apabila kita sudah mencoba menelateni sedikit demi sedikit, dimulai dari menyisihkan, merapikan dan membersihkan peralatan masak yang telah selesai dipakai. Dan tumpuk/ditata secara rapi yang sekiranya sering dipakai ditaruh di tempat yang mudah dijangkau dan yang jarang dipakai dimasukkan dalam almari atau kotak penyimpanan lain, sehingga dapur akan terlihat rapi. Jangan lupa sering-sering mengepel laintainya, serta segera membersihkan kompor minyak/kompor gas agar noda mudah dibersihkan dan tidak membandel.
Semakin malas seorang wanita membersihkan dapurnya maka semakin tidak higinis masakan yang dia buat, dan semakin sulit untuk membersihkan noda/sisa-sisa kotoran di sekitar dapurnya.
Ini refleksi bersama untuk para ibu-ibu rumah tangga yang sudah punya rumah dan dapur sendiri, juga untuk anak kos yang berkuasa penuh atas dapur kos, juga untuk para kaum adam baik itu yang telah berkeluarga atau yang masih single agar tidak sungkan mengingatkan kaum hawa untuk menjaga kebersihan baik kebersihan lahir, batin, juga lingkungan.

Moto:
We walking part of life together to remember one and other. Cause Allah was made man and women be couple of life in world and beyond ^_^

Rehat:
Yups, enak, bergizi kalau peralatan yang dipakai kotor hiii... jorok bukan??
Makanan yang dibuat bukannya memberi immunitas untuk tubuh malah menjadi sumber penyakit. Halal, toyib, tapi tidak higinis.

Wallahua'alam...

Back to clean!!!

Sunday, January 8, 2012

DHE (Dental Health Education)

Posted by Devy Ratriana Amiati at 5:31 PM 0 comments



Pendidikan adalah proses transformasi ilmu atau perubahan kemampuan potensial menjadi kemampuan nyata untuk meningkatkan taraf hidup lahir dan batin. Pendidikan kesehatan gigi sangat penting karena merupakan pendidikan untuk masyarakat secara luas terutama kesehatan gigi dan mulut dan merupakan proses pendidikan yang timbul atas dasar kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut.
Definisi Pendidikan kesehatan gigi (DHE) sendiri  adalah suatu proses belajar yang ditunjukan kepada individu dan kelompok masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan gigi yang setinggi tingginya. Soemantri berpendapat bahwa pendidikan kesehatan gigi adalah suatu usaha atau aktifitas yang mempengaruhi orang sedemikian rupa sehingga baik untuk kesehatan pribadi ataupun masyarakat. Kesehatan gigi (DHE) sangat dianjurkan terutama untuk kalangan anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan gigi.

B.   Tujuan Pendidikan Kesehatan Gigi
Pada dasarnya manusia mempunyai perilaku yang tidak sama, keseluruhan perilaku tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan, lingkungan, serta pola asuh yang dibawa sejak kecil. Mengubah perilaku individu merupakan pekerjaan yang mudah, namun juga sulit karena dalam hal ini dibutuhkan keterampilan khusus, sebab perubahan tingkah laku individu selalu melibatkan perubahan mental yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Perubahan itu sendiri dapat terjadi secara alamiah yaitu karena lingkungan atau masyarakat sekitarnya. Namun, ada pula perubahan yang terjadi secara terencana dan dilaksanakan secara sistematis, yaitu yang dikenal sebagai perubahan melalui pendidikan.
Menurut Noor (1972), tujuan pendidikan kesehatan gigi:
1.      meningkatkan pengertian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeliharan kesehatan gigi dan mulut.
2.     Menghilangkan atau paling sedikit mengurangi penyakit gigi dan mulut dan gangguan lainnya pada gigi dan mulut.

Maka dapat disimpulkan tujuan kesehatan gigi adalah memperkenalkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta dapat menjadi acuan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi pada anak yang masih dalam usia dini. Proses pendidikan sendiri harus bertahap, dan harus dilakukan sepanjang hayat. Begitu juga dengan pendidikan kesehatan gigi harus dilakukan secara berkesinambungan, dan terus menerus. Yang menjadi sasaran utama pendidikan kesehatan gigi dan mulut ini adalah anak usia dini, karena masih dalam tahap perkembangan baik secara fisik, maupun psikis. Orang tua, masyarakat, serta sekolah diharapkan mampu menjadi motivator dalam kebiasaan ini karena merupakan tempat sosialisasi terdekat pada anak.
Dokter gigi harus pandai menggambil hati pasien terutama bila pasien yang ditangani adalah anak kecil. Vase anak yang masih menyukai permainan, gambar, nyanyian layaknya dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan. Pendidikan cara menyikat gigi dengan menggunakan model dan dengan teknik biasanya dilakukan oleh Drg. Ratu Mirah Affifah GCClinDent., MDSc yang sering muncul sebagai bintang iklan disalah satu produk pasta gigi nasional serta kebiasan dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tanpa adanya perasaan terpaksa. Pengajaran dapat dilakukan sesederhana mungkin dengan cara menarik dan atraktif tanpa mengurangi isi, misalnya demonstrasi secara langsung, program audio visual, atau melalui sikat gigi masal yang terkontrol.

Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  • KONGNITIF: tentang pengetahuan, membicarakan proses, intelektual, yang diharapkan anak dapat mengingat, mengerti dan memecahkan permasalahan
  • AFEKTIF: Tentang sikap, membicarakan proses perasaan dan sikap seseorang untuk menerima hal yang baru
  • PSIKOMOTOR: Tentang keterampilan, membicarakan pengendalian     dan pergerakan otot-otot tubuh yang tepat.

3.     POLA PENYULUHAN KESEHATAN GIGI ANAK
Pola penyuluhan sangatlah penting karena dengan adanya pola penyuluhan, cara-cara yang dipakaipun akan lebih mengena karena disesuaikan dengan usia dan perkembangan pada anak. Berikut ini beberapa pola penyuluhan sesuai usia:

·        Usia ≤ 1,5 tahun>>>tergantung sepenuhnya pada orang tua
·        Usia 1,5 – 3 tahun>>>mulai dapat diajak kerja sama
·        Usia 3 - 6 tahun>>>berpedoman pada proses belajar dan bermain
·        Usia 8 – 10 tahun>>>dengan pendampingan
·        Usia 10 – 12 tahun>>>pengamatan anak cepat, pengertian, realitis dan kritis
·        Usia 12 – 14 tahun>>>anak memiliki emosi yang tinggi dan sering bersikap melawan.

4.     METODE PENYULUHAN
Proses perubahan tingkah laku menekankan pada pendidikan dengan mengguna pendekatan persuasif dan sugestif. Pendekatan persuasif dan sugestif dalam proses penyuluhan kesehatan  gigi merupakan salah satu alternatif untuk mencapai hasil yang memuaskan.

ü PENDEKATAN SUGESTIF
Pemberian penjelasan tidak secara logis, cenderung memberi penekanan dan arahan melalui perasaan dan emosi dengan cara membujuk orang lain secara langsung/tidak langsung dengan suatu ide atau kepercayaan yang meyakinkan. Penyuluhan secara sugestif relatif cepat, sangat berhasil pada masyarakat yang pendidikan dan ekonominya kurang baik

ü PENDEKATAN PERSUASIF
Gondhoyoewono (1991)
Dasar pendekatan persuasif adalah menunjukkan suatu fakta, menguraikan sebab akibat, menunjukkan konsekwensi suatu masalah, menjelaskan mengapa harus melakukan perubahan perilaku yang berkaitan dengan topik masalah dengan peninjauan dari berbagai segi pandang.

Selain melakukan pendekatan secara tatap muka (face to face), dengan ilustrasi, atau dengan miniatur, pendidikan kesehatan gigi juga dapat dilakukan dengan dimanfaatkan media seperti tv, komputer, radio, dll.
Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts

Tuesday, July 10, 2012

Mekanisme Gerak pada Manusia

Rangsangan (impuls) yang mengenai tubuh diterima oleh organ reseptor untuk diteruskan ke pusat saraf. Dari pusat saraf akan disampaikan tanggapan (respon) ke organ efektor. Respon ini biasanya berbentuk gerakan. Proses perambatan impuls ini meliputi cara merambat melalui sel saraf dan sinapsis.
  1. Perambatan impuls melalui sel saraf
Rambatan impuls melalui serabut saraf terjadi dalam bentuk pulsa elektrik. Alur impuls yang terjadi yaitu:

Impuls – dendrit – badan sel saraf – neurit – keluar melewati sinapsis

Perambatan impuls ini terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel saraf. Sel saraf pada saat beristirahat bagian luarnya merupakan kutub positif, sedangkan bagian dalamnya kutub negatif. Adanya rangsang dari organ reseptor menyebabkan pembalikan beda potensial (depolarisasi), sehingga terjadi perambatan gelombang sesuai beda potensial.
Variasi kecepatan perambatan gelombang dipengaruhi oleh diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin, yaitu antara 1 sampai 120 m per detik. Pengembalian posisi kepada posisi awal memerlukan waktu sekitar 1/500 sampai 1/1000 detik. Stimulus yang lemah (threshold) tidak dapat menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik, tetapi sebaliknya jika stimulus kuat maka impuls akan dihantarkan sampai ujung akson dan diteruskan kepada sel saraf yang lainnya.
  1. Perambatan impuls melalui sinapsis
Ujung akson sel saraf membentuk tonjolan sinapsis yang berisi sitoplasma (cairan sel). Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat membran kecil (vesikula sinapsis) yang berisineurotransmitter. Pada saat impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula melepaskan neurotransmitter. Contoh neurotransmitter yaitu asetilkolin (terdapat di seluruh tubuh),noradrenalin (terdapat di sistem saraf simpatik), dopamin dan serotonin (terdapat di otak). Penempelan asetilkolin pada reseptor menyebabkan terjadinya impuls pada sel saraf berikutnya dengan bantuan enzim asetilkolinesterase.
Perambatan impuls dari sel saraf motorik ke otot pada organ efektor melalui sinapsis. Sinapsis ini berbentuk cawan dan mengelilingi sel otot. Otot yang bergerak dapat menggerakkan organ. Berdasarkan alur stimulus, gerak dibedakan menjadi dua yaitu gerak biasa dan gerak refleks. Gerak biasa disadari oleh tubuh sedangkan gerak refleks terjadi dalam waktu yang cepat dan spontan dilakukan tubuh.

Gerak Biasa
Urutan impuls pada gerak biasa berbeda dengan pada gerak refleks. Urutan jalannya impuls pada gerak biasa yaitu:

Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – otak – sel saraf motorik – respon pada organ efektor

Gerak Refleks
Gerak refleks terjadi secara otomatis terhadap rangsangan tanpa kontrol dari otak sehingga dapat berlangsung dengan cepat. Gerak refleks terjadi tidak disadari terlebih dahulu atau tanpa dipengaruhi kehendak. Contoh gerak refleks seperti mengangkat tangan ketika terkena api, mengangkat kaki ketika tertusuk duri, berkedip ketika ada benda asing yang masuk ke mata, bersin serta batuk.
Urutan perambatan impuls pada gerak refleks yaitu:
Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – sel penghubung (asosiasi) pada sumsum tulang belakang – sel saraf motorik – respon pada organ efektor.
Jalan pintas pada gerak refleks yang memungkinkan terjadinya gerakan dengan cepat disebut lengkung refleks. Macam gerak refleks yaitu refleks otak dan refleks sumsum tulang belakang. Refleks otak terjadi apabila saraf penghubung (asosiasi) terdapat di dalam otak, seperti gerak mengedip atau mempersempit pupil pada saat ada cahaya yang masuk ke mata. Refleks sumsum tulang belakang terjadi apabila sel saraf penghubung terdapat di dalam sumsum tulang belakang seperti refleks pada lutut.
Ciri gerak refleks yaitu:

1.      Dapat diramalkan jika rangsangannya sama
2.      Memiliki tujuan tertentu bagi organisme tersebut
3.      Memiliki reseptor tertentu dan terjadi pada efektor tertentu
4.      Berlangsung cepat, tergantung pada jumlah sinapsis yang dilalui impuls
5.      Spontan, tidak dipelajarai dulu
6.      Fungsi sebagai pelindung dan pengatur tingkah laku hewan
7.      Respon terus menerus dapat menyebabkan kelelahan

Macam refleks: refleks spinal (pada sumsum tulang belakang), refleks medulla (pada sumsum lanjutan), refleks cerebellar (melibatkan otak kecil), refleks superfisial (melibatkan kulit dan lain-lain), refleks miotatik (pada otot lurik), serta refleks visceral (berhubungan dengan dilatasi pupil dan denyut jantung).


Dapus:
 Depdiknas. 2008. Mekanisme Gerak. Jakarta: Postekkom depdiknas

Friday, March 9, 2012

Diet Golongan Darah A



            Merasa bergolongan darah A? Atau hasil tes telah menunjukkan bergolongan darah A? Alhamdulillah.. mari sama-sama bersyukur karena Allah swt melahirkan kita sebagai vegetarian sejati. Kadang kala kita acuh terhadap makanan yang kita konsumsi asal berlable HALAL langsung deh dimakan, padahal dengan adanya diet golongan darah kita mencoba mengerti terhadap tubuh kita. Mengerti apa yang diinginkan dan apa yang tidak diinginkan, bermanfaat dan yang tak bermanfaat.

            Mengapa orang terkena penyakit, semisal kanker? Nah.. karena mereka tidak mendengarkan suara tubuh mereka. Setiap kali ada makanan yang masuk tubuh golongan darahlah mereaksi sari-sari makanan tersebut untuk diedarkan keseluruh tubuh. Ada yang sangat bermanfaat, ada yang memicu resiko penyakit, ada juga yang netral-netral saja. Golongan darah A lebih mengacu pada profil diet rendah lemak, tinggi karbohidrat.

Sangat Bermanfaat karena mempunyai efek sebagai obat untuk diet golongan darah A:
Bayam, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun),tempe, tepung beras, bluberi,brokoli, wortel, minyak zaitun.

Netral:
Ikan tuna, telur puyuh, biji wijen, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara), telur ayam & bebek, biji bunga matahari, roti gandum, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka.

Hindari karena dengan pengonsumsian dengan jumlah yang banyak dimungkinkan dapat memicu penyakit:
Daging (sapi,angsa, kelinci, ayam hutan, kerbau, domba, bebek), lobster, belut, kodok, keju, es krim, susu, murni, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya,acar, terung, tomat, ubi, gurita, kepiting, kentang, jeruk, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, pare, air soda.

            Dan itulah bukti mengapa kita yang bergolongan darah A harus banyak bersyukur karena banyak keuntungan menjadi vegetarian. Selain sehat, dan konon memperpanjang hidup dan menjaga wajah agar tetap awet muda, Allah mengajarkan kita hidup sederhana namun tetap sehat. Sayur dan buahan harganya berkali-kali lipat jauh lebih murah dari pada daging. Mari mencoba dan terus mencoba belajar hidup sehat, dan dengan penuh keyakinan bahwa diet golongan darah yang ditetapkan untuk kita ini penuh dengan manfaat jasmani maupun rohani ^_^

Sunday, March 4, 2012

ROKOK ITU.....??


TAU KAH KALIAN TENTANG SEJARAH ROKOK???
          Untuk pertama kalinya kebiasaan merokok dilakukan oleh Suku Bangsa Indian untuk acara ritul (nemuja dewa dan roh). Namun, dalam sejarah Indonesia tercatat dalam kisah Roro Jongrang dan Roro Mendut menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok "klobot" (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya. Hmmzzz, aku yakin di setiap negara sejak dulu memang sudah mengenal rokok dari nenek moyang masing-masing.



APAKAH KALIAN MERASA ASING DENGAN ROKOK?
          Tentu kalian akan serempak menjawab “TIDAK” karena rokok sudah menyebar seluruh lapisan mayarakat tak mengenal usia sera status ekonomi. Baru-baru ini Dari tahun-ketahun penikmat rokok di negara maju terus berkurang, namun hal sebaliknaya terjadi di negara berkembang yang penikmatnya terus bertambah. Kalian tau gak mengapa semua itu bisa terjadi?? Hal itu terjadi karena sebagian besar masyarakat di negara maju telah memahami 4 ribu zat kimia dan 43 zat pemicu kanker yang ada dalam tiap batang rokok. Seperti
Ø Racun untuk napi hukuman mati
Ø Bahan bakar roket
Ø Bahan aki mobil
Ø Racun semut
Ø Pembersih lantai
Ø Bahan pembuat bom
Ø Bahan pembuat cat
Ø dll



APA KALIAN TAU DAMPAK ROKOK BAGI KESEHATAN??
          Banyak para ahli yang telah melakukan penelitian dan hasilnya sering kali memebuat kita tercengah. Disini akan aku tunjukan beberapa penyakit yang bisa menyerang kalian yang suka merokok:
Impotensi, Jantung, Kanker lidah, Kanker tenggorokan, Gigi menjadi jelek, Kanker paru-paru, Keguguran kandungan, Bayi lahir prematur, Bayi lahir cacat, Mata menjadi rusak/cacat, Kulit cepat keriput, Suara serak, Bisu karena pita suara terkena kanker, Tenggorokan banyak berdahak, Kanker pencernaan, Kanker ginjal, Kanker rahim, Leukimia, Tulang menjadi rapuh, Menstruasi menjadi makin menyakitkan. Sekarang kalian pilih yang mana?? Pilih hidup sehat tanpa rokok atau salah satu dari penyakit itu datang pada kalian??
          Beberapa para ahli juga membuktikan bahwa, meski pun kalian tidak merokok tapi kalian menghisap asap rokok dampak yang kalian dapat sama dengan para perokok aktif, bahkan lebih rawan kena penyakit-penyakit itu. Resiko perokok pasif (menghirup asap rokok) lebih besar dari pada perokok akfif, karena tidak semua racun dalam asap rokok yang dihisap perokok aktif masuk tubuh, namun 70% dari racun tersebut dikeluar di udara dan dihisap kita perokok pasif. Bahaya bukan???




WASPADA IKLAN!!
      Para perusahaan rokok yang menempelkan poster, baleho, pamflet, iklan jalan, dll sebenarnya sangat mengancam kesejahteraan Bangsa Indonesia terutama kita kaum remaja. Karena apa? Selain mengancam kesehatan kita, setiap tahun masyarakat Indonesia membakar Rp 90 trilyun / Rp 90.000.000.000.000,- untuk membeli rokok dan jumlah itu lebih besar dari pada jumlah hutang negara kita di IMF/World Bank, dan yang tak kalah menakjubkan belanja iklan rokok di Indonesia menghabiskan dana sebesar 1,6 Triliyun. (Survey AC Nelson 2006, majalah SWA, 20 April 2006) Dan parahnya lagi uang sebanyak itu bukan milik Indonesia, namun 90% hasilnya milik orang asing, karena pabrik rokok yang ada di Indonesia sebagian besar sahamnya dimiliki orang asing.


GIMANA SUPAYA KAMU TERHINDAR DARI ROKOK??
          Sebenarnya banyak cara yang dapat kalian lakukan agar kalian jauh dari pengaruh rokok pola hidup sehat, makan-makanan yang bergizi, perbanyak olah raga, perbanyak minum air putih, mencari teman yang baik, ikut kegiatan yang positif, jauhi hal-hal yang berhubungan dengan rokok,dll
Bagi kalian yang sudah merokok dan kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan cobalah tips dari F. Joseph Mc Clernon, PhD, seorang psikolog dari Duke University yang menunjukkan bahwa makan buah-buahan, sayur-sayuran dan bahan olahan susu membuat rokok terasa tidak enak, dan sebaliknya makanan yang mengandung daging, kopi, dan minuman beralkohol akan menghasilkan rasa yang enak pada tiap rokok yang kita konsumsi. Cobalah mulai sekarang.



DATA
Sekolah
Jenis Kelamin dan Prosentase
Total Responden
Total Populasi
L
%
P
%
Siswa SD
450 anak
0,79
14
0,03
56.670
86.333
Siswa MI
89 anak
3,35
14
0,53
2.659
11.742
Siswa SMP
1.743 anak
12,96
62
0,46
13.451
33.001
Siswa MTs
49 anak
11,92
-
-
411
7.415
Siswa SMA
640 anak
14,61
46
1,05
4,380
10,928
Siswa MA
110 anak
10,61
3
0,29
1.037
3.861
Profil Anak dan Perempuan Tulungagung 2006
Itu adalah data tahun 2006. bagaimana dengan sekarang? Tak bisa kita bayangkan bagaimana kemajuan perokok yang begitu pesat.






INILAH GAMBAR PARU-PARU KALIAN YANG HOBI MEROKOK


Disebelah kiri adalah paru-paru kalian yang masih dalam keadaan normal (tidak merokok), dan disebelah kanan adalah keadaan paru-paru kalian yang sudah rusak karena rokok..

konsumsi rokok yang terus menerus sama saja menjadikan peru-peru kita sebagai asbak. Kita yang merokok tidak akan pernah bisa membayangkan betaapa menagisnya paru-paru ini saat sedikit demi sedikit racun yang ada dalam rokok masuk dalam tubuh.

          Pada dasarnya perkembangan rokok di indonesia sama saja membunuh masyarakat Indonesia secara pelan dan pasti, karena apa? Negara maju sudah tidak lagi mengkonsumsi rokok secara besar-besaran seperti yang terjadi pada negara berkembang. Contohnya saja Singapura, disana masyarakat sangat disiplin dan ketat memperhatikan gerak-gerik perokok yangmerokok disembarang tempat. Bahkan saking disiplinnya pemerintah setempat tidak segan-segan memberikan sangsi bagi mereka-mereka yang merokok si tempat umum. Wah, it’s good action..

          Ayo jaga paru-paru kita dari rokok, dan kita bantu Dinas Kesehatan dalam usaha “Indonesia Sehat dan Bersih Dari Rokok”

Epidemiologi Batuk Bedarah



Kata Epidemiologi berasal dari kata Junani dikemukakan oleh Hypocrates pada 2000 Tahun yang lalu. Dimana Epi = upon (pada atau tentang), Demos = people (Penduduk, orang, manusia, populasi), yang berasal dari istilah demografi (studi kependudukan), Dan Ologi =  knowledge (ilmu pengetahuan).
Perkembangan saat ini, epidemiologi diartikan sebagai ilmu tentang frekuensi (jumlah), distribusi (penyebaran) dan determinan (faktor penentu) masalah kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk pembuatan perencanaan (development)  dan pengambilan keputusan dalam menanggulangi masalah kesehatan.



Batuk berdarah (TBC) tergolong epidemiologi penyakit menular diperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia  telah terinfeksi oleh Mycobacterium tuberculosis ini. Pada tahun 1995, diperkirakan ada 9 juta pasien TB baru dan 3 juta kematian akibat TB diseluruh dunia.  Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB didunia, terjadi pada negara-negara berkembang. Demikian juga, kematian wanita akibat TB lebih banyak dari pada kematian karena kehamilan, persalinan dan nifas (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Sekitar 75% pasien TB adalah kelompok usia yang paling produktif secara ekonomis (15-50 tahun). Diperkirakan seorang pasien TB dewasa, akan kehilangan rata-rata waktu kerjanya 3 sampai 4 bulan. Hal tersebut berakibat pada kehilangan  pendapatan tahunan rumah tangganya sekitar 20 – 30%. Jika ia meninggal akibat TB, maka akan kehilangan pendapatannya sekitar 15 tahun. Selain merugikan secara ekonomis, TB juga memberikan dampak buruk lainnya secara sosial stigma bahkan dikucilkan oleh masyarakat (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Penyebab utama meningkatnya beban masalah TB antara lain adalah:
a.       Kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat, seperti pada negara negara yang sedang berkembang.
b.      Kegagalan program TB selama ini. Hal ini diakibatkan oleh:
·         Tidak memadainya komitmen politik dan pendanaan.
·         Tidak memadainya organisasi pelayanan TB (kurang terakses oleh masyarakat, penemuan kasus /diagnosis yang tidak standar, obat tidak terjamin penyediaannya, tidak dilakukan pemantauan, pencatatan dan pelaporan yang standar, dan sebagainya).
·         Tidak memadainya tatalaksana kasus (diagnosis dan paduan obat yang tidak standar, gagal menyembuhkan kasus yang telah didiagnosis)
·         Salah persepsi terhadap manfaat  dan efektifitas BCG.
·         Infrastruktur kesehatan yang buruk pada negara-negara yang mengalami krisis ekonomi atau pergolakan masyarakat.
c.       Perubahan demografik karena meningkatnya penduduk dunia dan perubahan struktur umur kependudukan.
d.      Dampak pandemi infeksi HIV (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Situasi TB didunia semakin memburuk, jumlah kasus TB meningkat dan banyak yang tidak berhasil disembuhkan, terutama pada negara  yang dikelompokkan dalam 22 negara dengan masalah TB besar (high burden countries). Menyikapi hal tersebut, pada tahun 1993, WHO mencanangkan TB sebagai kedaruratan dunia (global emergency). Munculnya pandemi HIV/AIDS di dunia menambah permasalahan TB. Koinfeksi TB dengan HIV akan meningkatkan risiko kejadian TB secara signifikan. Pada saat yang sama, kekebalan ganda kuman TB terhadap obat anti TB (multidrug resistance = MDR) semakin menjadi masalah akibat kasus yang tidak berhasil disembuhkan. Keadaan tersebut pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya epidemi TB yang sulit ditangani (Departemen Kesehatan RI, 2006)

Di Indonesia, TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Jumlah pasien TB di Indonesia merupakan ke-3 terbanyak di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah pasien sekitar 10% dari total jumlah pasien TB didunia. Diperkirakan pada tahun 2004, setiap tahun ada 539.000 kasus baru dan kematian 101.000 orang. Insidensi kasus TB BTA positif sekitar 110 per 100.000 penduduk (Departemen Kesehatan RI, 2006)


footnotes:
Departemen Kesehatan RI. 2006. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Depkes: Jakarta

Friday, February 10, 2012

Menopause dan Hikmah

Menopause adalah keadaan dimana indung telur tidak mampu memproduksi sel telur untuk dibuahi sperma. Selain itu keadaan ini didukung keadaan rahim yang kekuatannya menurun seiring bertambahnya usia wanita.

Menopause pasti dialami oleh wanita yang biasanya berkisar usia >40 tahun. Namun menopause pada wanita bervariatif tergantung keturunan ibu sebelumnya, juga dapat pula dilihat dari banyak tidaknya mengkonsumsi zat kimia (pada makanan).

Bagi sebagian wanita yang mengalami menopause tahap awal sering kali membuat ketakutan karena menstruasi tidak keluar dengan teratur. Bisa 3 bulan sekali atau 2 bulan sekali, atau hanya keluar 1-2 hari setiap bulan dengan volume darah yang sangat sedikit.

Beberapa ibu sempat mengecek ke bidan karena keadaan ini, karena takut bila hamil tanpa diketahui...

Bagi sebagian ibu yang belum diberi momongan menopause adalah hal paling menyedihkan karena harapan mendapatkan si kecil mungil tertutup dan amat kecil karena indung telur tak lagi menghasilkan telur, dan pastinya hal ini membuat sedih dan kecewa kaum bapak.

Namun kehadiran menopause bagi sebagian ibu disambut dengan kelegaan dan rasa syukur karena dengan menopause otomatitis tidak lagi mengalami menstruasi dan itu tandanya waktu-waktu yang selama ini terpotong karena menstruasi dapat digunakan untuk memaksimalkan ibadah seperti sholat dan puasa.

Selain itu menopause juga menutup kemungkinan hamil bila sel sperma masuk rahim sehingga tidak ada yang dapat dibuahi dan otomatis tidak akan menghasilkan individu baru.

Terlebih usia >35 adalah usia paling rawan karena kekuatan rahim yang melemah sehingga persentase resiko kematian ibu dan bayi lebih besar.

Segala sesuatu ada segi positif dan negatif. Semoga saya dan calon-calon ibu tetap diberikan keimanan lebih dan dapat terus berdo'a semoga rahim ini kelak mencetak generasi yang sholeh+sholehah fisabilillah. Amien.. ^o*




Sumber:
Pengalaman ibu-ibu yang telah menopause, ibu-ibu yang pernah hamil diusia >35 tahun dan bidan

Monday, January 16, 2012

Wanita dilihat dari Dapur


Tema:
Karakter seseorang wanita dapat diukur dari dapur (kitchen) yang dia miliki.

Latar belakang:
Saya membuat catatan ini karena sering melihat banyaknya wanita yang malas membersihkan peralatan dan lingkungan dapur setelah lelah dengan kegiatan memasak yang lumayan ribet dan memakan waktu yang tidak sebentar.

Penjabaran:
Wanita cantik, selalu telihat bersih, rapi dan nyaman dipandang belum tentu mempunyai dapur (kitchen) secantik, dan seindah dirinya.
Mari sama-sama menengok dapur kita masing-masing!!!
Selain itu enak tidaknya masakan wanita dapat diukur dari bersih tidaknya dapur (kitchen) tersebut, karena tingkat kebersihan suatu dapur mempengaruhi tingkat kehiginisan makanan. Bersih tidak harus bagus, bersih juga tidak selalu berlantai keramik atau berisi peralatan lengkap lainnya yang dipajang disana-sini, namun ukuran kebersihan dapur dapat dilihat dari rapi tidaknya penataan peralatan masak, serta kebersihan peralatan tersebut.
Dapur yang kotor akan menjadi sarang bakteri-bakteri yang bisa menyebabkan diare, mutaber, mual-mual, muntah-muntah, dan lain sebagainya karena lalat akan sangat senang dengan dapur yang kotor. Tulisan ini saya posting karena dua kali saya melihat larva-larva lalat bersarang di wajan dan juga panci di sebuah kos putri yang saya kunjungi.
Larva-larva itu berkembang sangat cepat dengan kondisi dapur yang kotor juga media perkembangan biakan seperti sayur lodeh, atau daging bersantan yang dibiarkan begitu saja tanpa dipanaskan.
Pembusukan dari makanan-makanan tersebut sangat disenangi lalat yang memang suka dengan hal-hal kotor, sehingga dengan nyaman-nyaman saja lalat-lalat itu menitipkan larva-larvanya masakan yang membusuk.
Menjaga kebersihan dapur sebenarnya tidak sulit, apabila kita sudah mencoba menelateni sedikit demi sedikit, dimulai dari menyisihkan, merapikan dan membersihkan peralatan masak yang telah selesai dipakai. Dan tumpuk/ditata secara rapi yang sekiranya sering dipakai ditaruh di tempat yang mudah dijangkau dan yang jarang dipakai dimasukkan dalam almari atau kotak penyimpanan lain, sehingga dapur akan terlihat rapi. Jangan lupa sering-sering mengepel laintainya, serta segera membersihkan kompor minyak/kompor gas agar noda mudah dibersihkan dan tidak membandel.
Semakin malas seorang wanita membersihkan dapurnya maka semakin tidak higinis masakan yang dia buat, dan semakin sulit untuk membersihkan noda/sisa-sisa kotoran di sekitar dapurnya.
Ini refleksi bersama untuk para ibu-ibu rumah tangga yang sudah punya rumah dan dapur sendiri, juga untuk anak kos yang berkuasa penuh atas dapur kos, juga untuk para kaum adam baik itu yang telah berkeluarga atau yang masih single agar tidak sungkan mengingatkan kaum hawa untuk menjaga kebersihan baik kebersihan lahir, batin, juga lingkungan.

Moto:
We walking part of life together to remember one and other. Cause Allah was made man and women be couple of life in world and beyond ^_^

Rehat:
Yups, enak, bergizi kalau peralatan yang dipakai kotor hiii... jorok bukan??
Makanan yang dibuat bukannya memberi immunitas untuk tubuh malah menjadi sumber penyakit. Halal, toyib, tapi tidak higinis.

Wallahua'alam...

Back to clean!!!

Sunday, January 8, 2012

DHE (Dental Health Education)




Pendidikan adalah proses transformasi ilmu atau perubahan kemampuan potensial menjadi kemampuan nyata untuk meningkatkan taraf hidup lahir dan batin. Pendidikan kesehatan gigi sangat penting karena merupakan pendidikan untuk masyarakat secara luas terutama kesehatan gigi dan mulut dan merupakan proses pendidikan yang timbul atas dasar kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut.
Definisi Pendidikan kesehatan gigi (DHE) sendiri  adalah suatu proses belajar yang ditunjukan kepada individu dan kelompok masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan gigi yang setinggi tingginya. Soemantri berpendapat bahwa pendidikan kesehatan gigi adalah suatu usaha atau aktifitas yang mempengaruhi orang sedemikian rupa sehingga baik untuk kesehatan pribadi ataupun masyarakat. Kesehatan gigi (DHE) sangat dianjurkan terutama untuk kalangan anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan gigi.

B.   Tujuan Pendidikan Kesehatan Gigi
Pada dasarnya manusia mempunyai perilaku yang tidak sama, keseluruhan perilaku tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan, lingkungan, serta pola asuh yang dibawa sejak kecil. Mengubah perilaku individu merupakan pekerjaan yang mudah, namun juga sulit karena dalam hal ini dibutuhkan keterampilan khusus, sebab perubahan tingkah laku individu selalu melibatkan perubahan mental yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Perubahan itu sendiri dapat terjadi secara alamiah yaitu karena lingkungan atau masyarakat sekitarnya. Namun, ada pula perubahan yang terjadi secara terencana dan dilaksanakan secara sistematis, yaitu yang dikenal sebagai perubahan melalui pendidikan.
Menurut Noor (1972), tujuan pendidikan kesehatan gigi:
1.      meningkatkan pengertian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeliharan kesehatan gigi dan mulut.
2.     Menghilangkan atau paling sedikit mengurangi penyakit gigi dan mulut dan gangguan lainnya pada gigi dan mulut.

Maka dapat disimpulkan tujuan kesehatan gigi adalah memperkenalkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta dapat menjadi acuan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi pada anak yang masih dalam usia dini. Proses pendidikan sendiri harus bertahap, dan harus dilakukan sepanjang hayat. Begitu juga dengan pendidikan kesehatan gigi harus dilakukan secara berkesinambungan, dan terus menerus. Yang menjadi sasaran utama pendidikan kesehatan gigi dan mulut ini adalah anak usia dini, karena masih dalam tahap perkembangan baik secara fisik, maupun psikis. Orang tua, masyarakat, serta sekolah diharapkan mampu menjadi motivator dalam kebiasaan ini karena merupakan tempat sosialisasi terdekat pada anak.
Dokter gigi harus pandai menggambil hati pasien terutama bila pasien yang ditangani adalah anak kecil. Vase anak yang masih menyukai permainan, gambar, nyanyian layaknya dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan. Pendidikan cara menyikat gigi dengan menggunakan model dan dengan teknik biasanya dilakukan oleh Drg. Ratu Mirah Affifah GCClinDent., MDSc yang sering muncul sebagai bintang iklan disalah satu produk pasta gigi nasional serta kebiasan dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tanpa adanya perasaan terpaksa. Pengajaran dapat dilakukan sesederhana mungkin dengan cara menarik dan atraktif tanpa mengurangi isi, misalnya demonstrasi secara langsung, program audio visual, atau melalui sikat gigi masal yang terkontrol.

Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  • KONGNITIF: tentang pengetahuan, membicarakan proses, intelektual, yang diharapkan anak dapat mengingat, mengerti dan memecahkan permasalahan
  • AFEKTIF: Tentang sikap, membicarakan proses perasaan dan sikap seseorang untuk menerima hal yang baru
  • PSIKOMOTOR: Tentang keterampilan, membicarakan pengendalian     dan pergerakan otot-otot tubuh yang tepat.

3.     POLA PENYULUHAN KESEHATAN GIGI ANAK
Pola penyuluhan sangatlah penting karena dengan adanya pola penyuluhan, cara-cara yang dipakaipun akan lebih mengena karena disesuaikan dengan usia dan perkembangan pada anak. Berikut ini beberapa pola penyuluhan sesuai usia:

·        Usia ≤ 1,5 tahun>>>tergantung sepenuhnya pada orang tua
·        Usia 1,5 – 3 tahun>>>mulai dapat diajak kerja sama
·        Usia 3 - 6 tahun>>>berpedoman pada proses belajar dan bermain
·        Usia 8 – 10 tahun>>>dengan pendampingan
·        Usia 10 – 12 tahun>>>pengamatan anak cepat, pengertian, realitis dan kritis
·        Usia 12 – 14 tahun>>>anak memiliki emosi yang tinggi dan sering bersikap melawan.

4.     METODE PENYULUHAN
Proses perubahan tingkah laku menekankan pada pendidikan dengan mengguna pendekatan persuasif dan sugestif. Pendekatan persuasif dan sugestif dalam proses penyuluhan kesehatan  gigi merupakan salah satu alternatif untuk mencapai hasil yang memuaskan.

ü PENDEKATAN SUGESTIF
Pemberian penjelasan tidak secara logis, cenderung memberi penekanan dan arahan melalui perasaan dan emosi dengan cara membujuk orang lain secara langsung/tidak langsung dengan suatu ide atau kepercayaan yang meyakinkan. Penyuluhan secara sugestif relatif cepat, sangat berhasil pada masyarakat yang pendidikan dan ekonominya kurang baik

ü PENDEKATAN PERSUASIF
Gondhoyoewono (1991)
Dasar pendekatan persuasif adalah menunjukkan suatu fakta, menguraikan sebab akibat, menunjukkan konsekwensi suatu masalah, menjelaskan mengapa harus melakukan perubahan perilaku yang berkaitan dengan topik masalah dengan peninjauan dari berbagai segi pandang.

Selain melakukan pendekatan secara tatap muka (face to face), dengan ilustrasi, atau dengan miniatur, pendidikan kesehatan gigi juga dapat dilakukan dengan dimanfaatkan media seperti tv, komputer, radio, dll.
 

Rainbow Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea